Sabtu, 23 Oktober 2010

Hubungan antara Status Gizi (Berdasarkan Indeks Berat Badan / Tinggi Badan) dengan Usia Menarche

Dari masa ke masa terdapat perubahan pola pertumbuhan dan perkembagan anak sampai tercapainya usia dewasa. Pertumbuhan dan perkembangan yang cepat terjadi pada masa remaja. Masa remaja  ditandai oleh adanya kematangan fungsi seksual (Pubertas) dan tercapainya bentuk tubuh dewasa akibat pengaruh pematangan fungsi endokrin. Pubertas biasanya muncul pada umur 12-16 tahun pada seorang gadis ditandai oleh adanya menstruasi yang pertama (menarche). Ada beberapa factor yang mempengaruhi usia menarche seperti : keadaan gizi, genetic, status kesehatan, psikologi, rangsangan audio visual, obat-obatan, kelainan fisik organ reproduksi dan sosial ekonomi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara status nutrition berdasarkan BB/TB dengan usia menarche.  Penelitian ini merupakan deskriptif korelatif. Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan Cross sectional. Tehnik pengambilan sample dengan Purposive Sampling, sampel berjumlah 25 orang siswi . Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan penyebaran quesioner kepada siswi dan orang tuanya pada bulan Desember 2005. Hasil  penelitian diketahui  1 orang (4%) dengan status gizi baik  menarche pada usia 9 tahun, 11 orang (44%) dengan status gizi baik  menarche pada usia 10 tahun, 10 orang (40%) dengan status gizi baik menarche pada usia 11 tahun, 2 orang (8%) dengan status gizi kurang menarche pada usia 12 tahun, 1 orang (4%) dengan status gizi kurang menarche pada usia 13 tahun.  Dari uji  korelasi Spearmen’s diperoleh nilai  r (rho) -0,475 dengan taraf signifikansi 0,016 (p < 0,05), hal ini berarti ada hubungan antara status gizi dengan usia menarche dimana  bahwa semakin baik  status gizinya maka semakin awal usia menarche

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More